Cerita · Minuman
Sebenarnya, matcha itu isinya apa?
Matcha adalah daun teh utuh yang digiling. Ini artinya buat katekin, L-theanine, dan kafein di gelasmu, tanpa dilebih-lebihkan.

Jawaban singkatnya
Matcha adalah daun teh hijau yang ditanam di bawah naungan, lalu dikeringkan dan digiling jadi bubuk halus. Karena yang kamu minum daunnya langsung, bukan air seduhannya, lebih banyak isi daun yang ikut masuk ke gelas: katekin (salah satu keluarga antioksidan), asam amino L-theanine, dan kafein. Minuman yang bagus, tapi bukan obat.
Angka yang perlu kamu tahu
- Matcha mengandung 18,9 sampai 44,4 mg kafein per gram bubuk, jadi satu sajian 2 g berisi kira-kira 40 sampai 90 mg.
- EGCG adalah katekin yang paling banyak di teh hijau.
- Menaungi tanaman sebelum panen menaikkan kadar theanine dan klorofil. Dari situ datangnya warna hijau terang dan rasa yang lembut, nggak terlalu pahit.
- Kalori matcha latte kebanyakan datang dari susu dan gula, bukan dari tehnya.
Cara matcha dibuat
Hampir sepanjang masa tumbuhnya, kebun teh ini dinaungi supaya teduh. Karena kurang sinar matahari, daunnya memproduksi lebih banyak klorofil dan theanine. Itu sebabnya matcha yang bagus warnanya hijau terang dan rasanya bulat, bukan sepat.
Setelah dipetik, daunnya dikeringkan lalu digiling. Kalau teh hijau biasa diseduh lalu ampasnya dibuang, di matcha daunnya itulah minumannya.
Katekin, bagian antioksidannya
Teh hijau kaya katekin, dan di matcha yang kamu minum seluruh daunnya, bukan cuma air seduhannya. Yang paling terkenal namanya EGCG. Di laboratorium, daya antioksidannya terukur dan kuat.
Apa dampaknya untuk kesehatan jangka panjang manusia masih terus diteliti, dan teh memang nggak dijual sebagai obat apa pun. Waktu EFSA mengkaji katekin teh hijau pada 2018, temuannya: suplemen dengan EGCG 800 mg sehari atau lebih menaikkan enzim hati. Seduhan teh hijau biasa dinilai umumnya aman pada takaran minum yang lazim, meski ada catatan kasus cedera hati yang jarang terjadi.
Theanine dan kafein: kenapa rasanya beda dari kopi
Banyak orang bilang naiknya matcha lebih kalem daripada kopi. Sebagian karena dosisnya saja: satu sajian 2 g berisi kira-kira 40 sampai 90 mg kafein, sementara segelas kopi seduh 355 ml biasanya 113 sampai 247 mg.
Matcha juga membawa theanine, yang sering diteliti bareng kafein. Buat kami, rasa kalem itu soal pengalaman kebanyakan orang, bukan janji.
Cara minumnya
Tehnya sendiri hampir tanpa kalori. Matcha latte bisa ringan, bisa juga berat, tergantung susu dan gula yang masuk. Jadi bagian itulah yang layak kamu pilih-pilih.
Kafeinnya tetap terhitung di jatah harianmu. Kalau kopi habis makan siang bikin kamu susah tidur, matcha sore-sore kemungkinan sama saja.
Pertanyaan yang sering muncul
- Kafein matcha lebih banyak dari kopi?
- Per sajian biasanya lebih sedikit. Matcha 2 g berisi kira-kira 40 sampai 90 mg kafein. Kopi seduh 355 ml biasanya 113 sampai 247 mg menurut FDA Amerika Serikat.
- Benarkah matcha tinggi antioksidan?
- Benar, dalam arti matcha kaya katekin seperti EGCG, yang tergolong antioksidan. Apakah itu berdampak nyata pada kesehatan manusia masih diteliti.
- Boleh minum matcha setiap hari?
- Kebanyakan orang dewasa sehat boleh, selama total kafein hariannya masih di kisaran 400 mg. Peringatan EFSA 2018 soal hati menyangkut suplemen dengan EGCG 800 mg sehari atau lebih. Yang dikaji EFSA adalah teh seduh, bukan bubuk daun utuh, dan pada teh seduh pun ada laporan kasus cedera hati yang jarang.
Referensi
- Kochman J, et al. Health Benefits and Chemical Composition of Matcha Green Tea: A Review. Molecules, 2021.
- EFSA. Scientific opinion on the safety of green tea catechins. EFSA Journal, 2018.
- US FDA. Spilling the Beans: How Much Caffeine Is Too Much?
*Artikel ini untuk informasi umum dan tidak menggantikan saran dokter. Kalau kamu sedang hamil, rutin minum obat, atau punya kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dulu dengan doktermu.

